bismillahirrahmanirrahim

Bismillahirrahmanirrahim
Surat Al-Masad
Puji dan syukur terucap dari lisan dan dibenarkan oleh hati serta diamalakan dalam bentuk perbutan. lisan berucap Alhamdulillah hati membenarkan serta raga yang senantiasa berbuat karena Allah.
Shalawat dan salam teruntuk Nabiku tercinta Muhammad-shallallahu’alaihiwasallam- yang selalu mencintai Ummatnya. Apabila ummatnya cinta dengannya niscaya akan bersamanya di syurga degan izin Allah Subhanah Wa Ta’ala. Surat Al-Masad atau surat Al-Lahab, Surat Makkiyah. Terdiri dari lima ayat. TAFSIR QASHAS AL-QUR’AN
بسم الله الرحمن الرحيم
تبت يدا ابي لهب و تب (1) ما اغنى عنه ماله وماكسب (2) سيصلي نارا ذات لهب (3) وأمراته حمالة الحطب (4) فى جيدها حبل من مسد (5)

Terjemah Surat Al-Masad ayat 1-5
1.binasalah kedua tangan abu lahab, dan benar-benar binasa dia
2.tidaklah berguna baginya hartanya dan apa yang dia usahakan
3.kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak
4.dan begitu pula istrinya pembawa kayu bakar
5.di lehernya ada tali dari sabut yang dipintal

Tafsir Surat Al-Masad
Tabbat atau iltibab meunjukkah kerugian dan kehancuran, tabbat yada hal ini perbuatan Abu Lahab yang menunjuk dengan tangannya lantas berucap”untuk inikah? Kami dikumpulkan!” ketika Rasulullah menyeru kaum kerabatnya untuk beriman kepada Allah. Abu lahab adalah kunyah sedangkan nama sebenarnya Abduluzza (Hambauzza).
Terkait perbuatan serta usaha yang dilakukannya dengan harapan tindakannya mendatangkan manfaat namun sebaliknya segala perbuatannya tidak berguna Untuk dirinya dan Anaknya ‘Utbah. Pada akhirnya dirinya akan disampaikan ke Neraka Jahannam. Sedangkan istrinya bernama Ummu Jamil saudara dari Abu Shufyah yang membawa kayu bakar bersama dengan Abu lahab.
Abu lahab adalah seorang tokoh yang hidup di masa Rasulullah sebagai paman Rasullullah namun hidayah tidak didapatkan olehnya beserta keluarganya.

Hadis yang berkaitan dengan Surat Al-Masad
عن النبي صلّى الله عليه وسلم من قرأ سورة تبت رجوت أن لا يجمع الله بينه وبين أبي لهب في دار واحدة.
Qashash al-Qur’an dalam Surat Al-Masad.
Diriwayatkan dari Ibnu Abbas bahwa Rasulullah keluar menuju bathha kemudian menyeru umatnya (orang-orang Quraisy saat itu) dan berkata: wahai shahabatku, maka berkumpulah orang-orang quraisy. Rasulullah berkata: apa pendapat kalian jika saya katakan bahwa musuh menemui kalian atau mendapatkan kalian, apakah kalian percaya kepadaku? Orang-orang Qurasiy berkata :iya, kemudian Rasulullah kembali berkata: sesungguhnya Aku adalah orang yang membawa peringatan diantara kedua tanganku terdapat azab yang pedih (menyampaikan azab yang pedih). Lantas Abu lahab berkata : untuk inikah kami dikumpulkan? Celakalah engkau (Muhammad). Maka turunlah surat al-masad berkaitan dengan abu lahab.

‘Ibrah Dari Surat Al-Masad
1. Dalam membawa risalah dan Istiqamah dengan risalah islam tentunya ada rintangan. Dari keluarga atau orang yang tidak ada hubungan darah.
2. Cinta dengan risalah islam merupakan cara agar seorang yang mencoba seperti Rasulullah dapat teguh dan tidak berpaling dari risalah islam.
3. Kalimat yang paling utama disampaikan kepada umat adalah kalimat “La Ilaha Illallah Muhammad Rasulullah”
4. Abu lahab Adalah seorang tokoh di masa Rasulllah yang hidupnya dipenuhi dengan kebencian terhadap risalah yang dibawa oleh Nabi Tercinta Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam. Namun Rasulullah tetap sabar dengan sikap Abu Lahab yang ngak banget.

Wallahuta’ala ‘alam
02/02/2015
insyaAllah surat Al-Nashr.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s