Bismillahirrahmanirrahim

Tafsir Surat Al-falaq
بسم الله الرحمن الرحيم
Puji dan syukur teruntuk Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,shalawat dan salam teruntuk Nabiku tercinta Muhammad shallallahu’alaihi wasalam.
Menjadi hamba yang Ta’at kepada Allah sebuah perintah,tidak sepantasnya seorang hamba inkar dan tidak ta’at kepadaNya. Allah Maha pengasih dan Maha penyayang. Manusia diciptakan Allah untuk menghamba kepadaNya, bumi tempat tinggal manusia yang usianya telah berabad-abad ini memiliki berbagai cerita yang dapat dijadikan pelajaran bagi manusia yang hidup sesudahnya. Qhashash Al-qur’an, itulah pelajaran yang diajarkan oleh para Ustadz kepada Murid-muridnya. Dalam kesempatan yang penuh dengan kenikmatan ini muridnya akan menulis TAFSIR QASHASH AL-QUR’AN. Semoga Allah meridhai ‘amal hamba, semoga anak-anak kaum muslimin dapat membaca dan mengambil pelajaran darinya.Amin.

Surat Al-falaq

بسم الله الرحمن الرحييم
قل اعوذ برب الفلق (1) من شر ما خلق(2) ومن شر غاسق اذا وقب (3) ومن شر النفاثات فى العقد (4) ومن شر حاسد اذا حسد (5)
Terjemahan Surat Al-falaq
1.katakanlah (Muhammad) “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (fajar)
2.dari kejahatan (makhluk yang) Dia ciptakaan.
3.dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita
4.dan dari kejahatan (perempuan-perempuan) penyihir yang meniup pada buhul-buhul (talinya)
5. dari kejahatan orang yang dengki apabila dia dengki

Tafsir Surat Al-falaq
Surat  Al-falaq merupakan surat Makkiyah jumlah ayat lima surat ke 113. Al-Falaq menurut mufassir salaf bermakna subuh, seperti firman Allah dalam Surat Al-An’am ayat 96. Di antara mufassir juga ada yang berpedapat bahwa al-‘alaq adalah al-khalq (ciptaan) ada juga yang menafsirkan bahwa al-‘alaq adalah nama neraka jahannam, demikian Ibnu Katsir menjelaskan dalam tafsirnya.
Surat  Al-falaq dengan permulaan ayat berkaitan dengan perintah untuk berlindung kepada Rab Al-Falaq. Di antara ciptaan yang ada di alam semesta seperti kejahatan manusia yang zalim, manusia yang memperjuangkan kebathilan, ciptaan lainnya seperti binatang buas, neraka jahannam dan hal lainnya yang mendatangkan keburukan. Berlindung hanya kepada Allah sebab Allah yang sanggup melindungi seorang hamba dari segala bentuk kebathilan dan keburukan.
Ghasiq idza wa qab di antara mufassir menyebutkan bahwa hal itu proses matahari terbenam dengan kata lain tenggelamnya Matahari ke barat. ada juga mufassir yang menyebutkan bahwa gugusan bintang itulah ghsiqin idza wa qab. Berdasarkan riwayat ‘Aisyah Radhiyallahu ‘Anha bahwa ghasiq idza waqab adalah bulan. Malam apabila telah gelap dan rembulan apabila telah tiada. Adapun al-naffatsat fi al-‘uqad adalah para penyihir sedangkan hasad adalah kedengkian, seperti kedengkian yahudi kepada Rasulullah hingga di antara orang yahudi ada yang meracun dan menyihir Rasulullah tetapi kebathilan dan kejahatan serta makar yahudi itu lemah hingga kebenaran tetap menjadi kebenaran dan kebathilan tetaplah bathil. Seorang muslim hendaknya berlindung dari kejahatan makhluk.

Hadits yang berkaitan dengan Surat Al-falaq
Amalan Rasulullah di antaranya membaca Surat  Al-falaq setelah Rasulullah membacanya meniupkan pada ke dua telapak tangannya, dan menghapuskan keduanya pada kepala dan wajahnya, serta bagian tubuh Rasulullah. Seperti Hadis berikut yang diriwayatkan oleh istirnya ‘Aisyah Radhiyallahu’anha.
حَدِيثُ عَائِشَةَ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وسلم كان يَقْرَأُ بِهِنَّ، وَيَنْفُثُ فِي كَفَّيْهِ، وَيَمْسَحُ بِهِمَا رَأْسَهُ وَوَجْهَهُ، وَمَا أَقْبَلَ مِنْ جَسَدِهِ.
‘Aisyah istri Rasulullah juga membaca surat Al-‘Alaq seperti hadis berikut ini.
عَنْ عَائِشَةَ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا اشْتَكَى يَقْرَأُ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَتَيْنِ وَيَنْفُثُ، فَلَمَّا اشْتَدَّ وَجَعُهُ كُنْتُ أَقْرَأُ عَلَيْهِ، وَأَمْسَحُ بِيَدِهِ عَلَيْهِ، رَجَاءَ بَرَكَتِهَا.
Kisah yang berkaitan dengan Surat Al-falaq
Kisah yang berhubungan dengan Surat  Al-falaqdi antara amal yang disaksikan oleh istri Rasulullah tercinta adalah amalan Rasulullah ketika suami tercinta merasakan sesuatu yang tidak nyaman di tubuhnya maka Rasulullah-shallahu’alahiwasallam- membaca Surat Al-ikhlas dan al-ma’udzatain pada tangan kanan,kemudian mengusapkan ke anggota tubuhnya yang sakit. Dengan demikian maka amalan Rasulullah di antaranya membaca surat Al-ikhlash dan Al-ma’udzatain sebagai wasilah agar tubuhnya kembali sehat, dan Allah Maha Penyembuhlah yang menyembuhkan hamba-hambanya.
Berkaitan dengan sakit yang alami oleh Rasulullah, dalam sirah disebutkan bahwa Rasulullah pernah mengalami sakit akibat perbuatan sihir orang yahudi juga racun dari wanita yahudi. Seperti perbuatan yang dilakukan oleh orang yahudi, Rasulullah dibantu (Khidmah) oleh seorang anak yahudi dan mengambil alat penyisir rambut Rasulullah kemudia seorang penyihir Yahudi menggunakan penyisir rambut tersebut untuk menyihir Rasulullah. Namun, tipu dan kedengkian Yahudi kepada Rasulullah berakhir ketika dua malaikat datang dan menyampaikan agar Rasulullah mengambil wasilah Surat Al-ma’udzatain sebagai wasilah agar sihir yahudi itu musnah.

Ibrah dari Surat Al-falaq
1.tidak semua Manusia Itu memiliki hati yang baik di antara manusia ada yang tidak baik. Kebathilan dan kebaikan dua hal yang akan dihisab pada yaum Al-hisab. Apabila kebathilannya melebihi kebaikannya maka hamba tersebut tergolong hamba yang merugi namun jika kebaikannya lebih banyak dari kebathilannya maka hamba tersebut tergolong hamba yang beruntung.
2.kedengkian adalah sifat tercela sehingga akibatnya adalah azab Allah.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s