Bismillahirrahmanirrahim

بسم الله الرحمن الرحيم
Puji dan syukur teruntuk Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,shalawat dan salam teruntuk Nabiku tercinta Muhammad shallallahu’alaihi wasalam.

Menjadi hamba yang Ta’at kepada Allah sebuah perintah,tidak sepantasnya seorang hamba inkar dan tidak ta’at kepadaNya. Allah Maha pengasih dan Maha penyayang. Manusia diciptakan Allah untuk menghamba kepadaNya, bumi tempat tinggal manusia yang usianya telah berabad-abad ini memiliki berbagai cerita yang dapat dijadikan pelajaran bagi manusia yang hidup sesudahnya. Qhashash Al-qur’an, itulah pelajaran yang diajarkan oleh para Ustadz kepada Murid-muridnya. Dalam kesempatan yang penuh dengan kenikmatan ini muridnya akan menulis TAFSIR QASHASH AL-QUR’AN. Semoga Allah meridhai ‘amal hamba, semoga anak-anak kaum muslimin dapat membaca dan mengambil pelajaran darinya.Amin.

Surat Al-Nas
بسم الله الرحمن الرحييم
قل اعوذ برب الناس (1) ملك الناس (2) اله الناس (3) من شر الوسواس الخناس (4) الذى يوسوس فى صدورالناس (5) من الجنة و الناس (6)
Terjemah Surat Al-Nas
1. katakanlah “Aku berlindung kepada tuhan-nya manusia”
2.raja manusia
3.sembahan manusia
4.dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi
5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia
6.dari (golongan) jin dan manusia

Tafsir Qashah Al-Qur’an Surat Al-Nas Ayat 1-6
Surat Al-nas adalah surat Makkiyah, surat ke seratus empat belas,ayatnya terdiri dari enam ayat. Kata Al-Nas berarti manusia. Pada surat Al-Nas Allah berfirman Agar Manusia berlindung hanya kepada Allah-subhanah wa ta’ala- dan seharusnya manusia hanya berlidung kepada Rab-nya Manusia, Malik-nya manusia, Ilah-nya manusia, Rabunnas, Malikkinas, Ilahinnas Dialah Allah Yang Maha Kuasa.
Allah-subhanah wa ta’ala- adalah malik-nya manusia, rab yang mendatangkan mashlahah untuk manusia. Surat Al-Nas mengingatkan manusia untuk ber-tauhid hanya kepada-nya. Berlindung dan berserah diri kepada-nya dari bisikan syaitan ke dalam dada manusia. Al-waswasah yaitu suara yang ringan (tersembunyi).
Hadis yang berkaitan dengan Surat Al-Nas
Disebutkan dalam hadis Rasulullah bahwa pada diri setiap manusia ada qarinah. Hadis yang menunjukkan bahwa pada diri seorang manusia ada qarinah adalah hadis yang terdapat dalam kitab Shahih Muslim sebagai berikut:
عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَا مِنْكُمْ مِنْ أَحَدٍ، إِلَّا وَقَدْ وُكِّلَ بِهِ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ قَالُوا: وَإِيَّاكَ؟ يَا رَسُولَ اللهِ قَالَ: وَإِيَّايَ، إِلَّا أَنَّ اللهَ أَعَانَنِي عَلَيْهِ فَأَسْلَمَ، فَلَا يَأْمُرُنِي إِلَّا بِخَيْر
أَنَّ فِي حَدِيثِ سُفْيَانَ وَقَدْ وُكِّلَ بِهِ قَرِينُهُ مِنَ الْجِنِّ وَقَرِينُهُ مِنَ الْمَلَائِكَةِ

Hadis tentang diri manusia yang disertai oleh Qarinah diriwayatkan oleh Sahabat Rasulullah bernama Abdullah Bin Mas’ud -Radhiyallahu’anhu- dirinya berkata bahwa Rasulullah bersabda bahwa pada diri seorang manusia disertai oleh qarinah dari makhluk jin. Setelah rasulullah menyampaikan tentang apa yang ada pada diri manusia para sahabat bertanya apakah qarinah itu juga ada padamu wahai Rasulullah?. Nabi kita tercinta menjawab: qarinah itu juga ada pada diriku akan tetapi Allah telah menundukkanya dan dirinya telah menjadi Islam, maka qarinah itu tidak memerintahkan kecuali kepada kebaikan. Sedangkan pada hadis yang lain disebutkan bahwa manusia disertai dengan qarinah dari makhluk jin dan malaikat.
Berlindung kepada Allah Yang Maha Kuasa sebuah keharusan yang semestinya dilakukan oleh setiap manusia. Seiiring dengan hadis tentang bisikan Syaithan seorang sahabat bernama Anas Bin Malik meriwayatkan dari Rasulullah bahwa Syaithan meletakkan hidungnya pada hati anak adam, apabila anak adam mengingat Allah (berdzikir) syaithan bersembunyi.namun, apabila anak adam lupa maka hatinya akan dikuasai itulah bisikan yang tersembunyi (al-waswasulkhannas). Dari riwayat tafsir Imam Thabariy disebutkan bahwa Syaithan akan membisikkan kejahatan pada hati manusia ketika manusia dalam keadaan sedih dan senang namun ketika seorang hamba mengingat Allah bisikan Syaithan akan menghilang (bersembunyi).
Berdzikir mengingat Allah merupakan amal yang mendekatkan seorang hamba kepadaNya sebab apabila seorang hamba mengingat Allah, Allah ingat kepada kita. Hati yang diisi dengan asma Allah akan merasakan ketenagan dimana Allah akan memberi pahala saat manusia berdzikir dengan lafaz “alhamdulillah” dengan mengisi timbangan kebaikan (seperti langit dan bumi).
Allah berfirman dalam Surat Al-An’am ayat 112 :
وَكَذلِكَ جَعَلْنا لِكُلِّ نَبِيٍّ عَدُوًّا شَياطِينَ الْإِنْسِ وَالْجِنِّ يُوحِي بَعْضُهُمْ إِلى بَعْضٍ زُخْرُفَ الْقَوْلِ غُرُورا
Terjemah Ayat :
“Dan demikianlah setiap Nabi kami menjadikan musuh yang terdiri dari syaithan manusia dan jin. Sebahagian mereka membisikkan ke sebahagian yang lain perkataan indah sebagai tipuan.”(surat Al-An’an Ayat:112)

Rasulullah-shallallahu’alaihi wasallam- menyebutkan bahwa bisikan yang tersembunyi itu tidak hanya dilakukan oleh kalangan jin (syathan min al-jin) namun, kalangan manusia (syaithanulins). Seperti apa yang dikatakan oleh Rasulullah kepada Abu Dzar” wahai Abu Dzar berlindunglah kepada Allah dari kejahatan Syayathin jin dan manusia. Abu dzar bertanya kepada Rasulullah pada manusia juga terdapat syaithan? Rasulullah menjawab: ya.
Qhasash yang berkaitan dengan Surat Al-Nas
Allah -Subhanahwata’ala- berfirman dalam Surat Yusuf Ayat 111:
لَقَدْ كَانَ فِي قَصَصِهِمْ عِبْرَةٌ لِأُولِي الْأَلْبَابِ
Terjemah Ayat:
“Sungguh pada kisah mereka itu terdapat ‘ibrah bagi orang yang mempunyai akal”
Kisah yang berkaitan dengan Surat Al-Nas adalah kisah ketika Rasulullah dalam keadaan sakit kemudian datanglah malaikat untuk mewahyukan akan obat sebagai wasilah agar Rasulullah sembuh. Aisyah- radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa rasulullah mengalami sakit hingga enam bulan lamanya. Seolah-olah rasulullah sedang mendatangi para istrinya padahal rasulullah tetap berdiam dalam kondisi sakit.hingga datanglah dua malaikat satu berada di kepala rasulullah dan yang satu di kedua kakinya. Berkaitan dengan hal ini bahwa rasulullah sakit akibat sihir yang dilakukan oleh lubaid bin ‘asham seorang yahudi.
Rasulullah memerintahkan sahabatnya Ali, Zubair dan Ammar Bin Yasir-Radhiyallahu’anhum- untuk mengambil materi yang digunakan lubaid bin ‘asham untuk melakukan sihir. Allah ta’ala menurunkan dua surat yang disebut al-ma’udzatain.

‘Ibrah dari Surat Al-Nas
1. Sebaik-baik pelindung bagi manusia adalah Allah Yang Maha Kuasa.
2. Seburuk-buruk kejahatan yang dilakukan oleh musuh islam akan musnah dengan izin Allah.
3. Sebaik-baik sahabat adalah seorang yang ada ketika sahabatnya tertimpa musibah
4. seorang istri yang tetap cinta saat kekasihnya lemah dan membutuhkan uluran tangan kekasihnya.
5. Surat al-nas surat tentang realita manusia, manusia diciptakan allah dengan sifat takut dan ketika manusia takut hendaknya berlindung kepada Pencuptanya, kejahatan yang dilakukan oleh manusia akan musnah dengan izin Allah.
Wallahu’alam
Padang
14/12/2014
insyaAllah
Surat Al-Falaq

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s